second.
di post yang kedua ini..mau curhat ae ah..haha
aku mau share pengalaman dengan sebuah dosen di ukp..kejadiannya juga baru hari kamis yang lalu.. jadi masih cukup terngiang di kepala.. (‘o’)”)
oke.. begini ceritanya..
hari itu hari kamis yang cerah… pukul 9.40 (molor spuluh menit dari waktu yang ditentukan.. harap diingat bagian ini!! karena akan menentukan konflik dari keseluruhan cerita) tes matematika diskrit diadakan.. persiapan uda matang2nya.. bolpen uda siap (baru kali ini di tes sem 3 aku ga pinjam bolpen2 lagi..haha.. lanjutkan!!).. sifat ujian facebook openbook so catatan yang diperlukan sdh rapi di atas meja.. terus ujian dimulai…
baca soal pertama..soal pertama umm tentang himpunan.. pelajaran smp kelas satu teman!! ga perlu babibu..buat bulet2 diagram vehn.. tulis2 semesta dan yang diketaui.. itung2 beres.. ga sampai sepuluh menit..kayak buat mie rebus gitu aja soalnya…
soal kedua..umm cm yes-no question ttg relasi..okelah.. cukup semenit.. tyty gitu jawabnya..
soal ketiga..mbulet ttg induksi…awww.. lompati dl deh \(*x*)/
soal keempat dan kelima ttg peluang.. agak susah dimengerti soalnya..banyak yang ditulis dengan mantra2 aneh sehingga susah dimengerti… HIGH KONTEKS banget.. (hmm ini mgkn yang menjadi salah satu mslh mengapa komunikasi antara dosen dan mahasiswa menjadi susah dijalankan..!!!).. memeras otak tapi it’s okelah hanya saja wkt satu jam jg blm cukup untuk membunuh dua soal ini..
oke tinggal 20 menit dari kesluruhan..tapi soal ketiga blm jg selesai.. ubek2 lagi de.. fiuh untung saja angin2 segar membasahi pikiran.. antara memori yang satu dengan alur yang lain nyambung…!!! menit2 terakhir pun akhirnya terselesaikan satu ekor buah soal maut ini..
selesai tes matdis..berikutnya pelajaran matakuliah umum (pentingg: untuk menjaga privasi dan menghindari intrik2 maka matakuliah dan orang yang bersangkutan akan dirahasiakan!!!)..
jam di hp menunjukkan pukul 12.35 artinya tinggal lima menit lagi aku dan satu temanku dianggap terlambat matakulia tsb.. matakuliah ini memiliki peraturan yang ketat mengenai waktu, toleransi yang diberikan sepuluh menit..selebihnya absen tidak dianggap..aku dan temanku berlari dengan cepat.. 12.36 pipis dulu biar tidak terjadi kebocoran.. 12.37 hpku berbunyi pelan..ada sms.. isinya begini “cptan diskusi kon d anggep telat lo”.. tentu itu tanda bahaya artinya absen ternyata sudah dimulai dan kami bisa2 tidak mengikuti diskusi..!!
12.38 kami berdua memasuki ruang kelas.. pak dosen masih mengabsen namun celakanya nama kami sudah dilewati.. begitu selesai pak dosen berkata bahwa kami tidak dapat mengikuti diskusi…
perasaanku mencelos..dengan singkat aliran emosi dari ketidakadilan dan ketidaktauan menggugahku untuk menginterupsi singkat kemudian menceritakan bahwa kami berdua terlambat karena ujian yang diadakan molor (ujian dimulai lebih lambat sepuluh menit..->ingat bagian pertama)… tapi dosen tsb hanya tersenyum dan berkata bahwa itu adalah bagian dari peraturan.. kami pun sempat berdebat singkat..
sebenarnya menurut kami, kami berhak memperoleh kesempatan untuk berdiskusi karena.. pertama, kami terlambat dikarenakan ujian yang dimulai tidak tepat waktunya.. kedua, kami terlambat sesuai dengan batas toleransi sepuluh menit bahkan masih kurang.. tetapi apa di kata.. mungkin, ingat ini sebatas mungkin!! dosen tersebut tidak mau mendengarkan penjelasan kami -> hal ini mengingatkanku dengan pelajaran komunikasi interpersonal bahwa mendengarkan adalah kunci dari kesuksesan..
setelah pendapat kami tidak diterima..emosi singkat kami memutuskan untuk segera meninggalkan ruang kelas tanpa berkata apa pun (patut TIDAK dicontoh tindakan kami!!)..
kami kemudian mulai mencari keadilan (ciee keadilan..haha).. dimulai dengan menuju ruang rektor..tapi tentu kami tidak diperbolehkan langsung bertemu karena bukan tamu yang dianggap penting..haha oke tak masalah kami berbicara dengan BAAK lebih dulu.. tanggapan yang ramah namun bukan jawaban jadi kami dialihkan ke badan yang mengurusi mata kuliah umum..
di sana bertemu dengan staff terlbh dl.. pria orangnya..maaf sebelumnya.. staff yang bersangkutan mungkin mahasiswa sehingga belum bisa dikatakan tanggap dengan masalah yang kami bicarakan.. ini ditunjukkan dengan komunikasinya yang gugup (perlu belajar komunikasi interpersonal tampaknya. :D )
kami pun juga tidak langsung berhadapan dengan ketua badan tsb.. malah harus membuat surat pernyataan.. ini yang sedikit bikin kecewa, karena kami sungguh membutuhkan pengarahan dari ketua badan matakuliah umum bukan untuk menulis surat..tanggapan yang diberikan juga harus menunggu hingga senin!! waktu yang cukup lama saya kira..semoga ini menjadi saran..
merasa belum cukup keadilan..kami menuju ke wali dosen kami.. wali dosen kami seorang wanita yang baik.. mengajar komunikasi interpersonal pula.. di sinilah akhirnya kami mendapat solusi yang tepat.. (terima kasih bu)
Begini dari konflik di atas..aku memperoleh banyak pelajaran.. dimulai dengan mengerti persepsi tentang seseorang.. mungkin aku bakal punya persepsi yang buruk dengan dosen mata kuliah umum tersebut demikian dosen tersebut ke aku.. tapi tidak ada salahnya, aku minta maaf dan membicarakan dengan baik2.. juga pelajaran untuk berbicara, ada benarnya aku berusaha untuk bersabar tdk gegabah dengan mendengar terlebih dahulu baru menjawab..serta selalu berpikir dengan tenang dalam sebuah komunikasi.. sehingga tidak terjadi lagi kesalahan dalam komunikasi tersebut..
sekian cuap2nya.. :D


